THE RELATION BETWEEN STUDENTS KNOWLEDGE LEVEL ON HIV/AIDS AND SEXUAL BEHAVIOUR OF STUDENTS IN VOCATIONAL SCHOOL SLEMAN YOGYAKARTA

ABSTRACT

Background: Adolescent is a transitional period between childhood into adultness. The bigness of problems should be faced by adolescent is a very urgent condition toward the adolescent reproduction health in order could be overwhelmed early and seriously in entire the world. Adolescent is a group which is most reluctant either physically and psychically to infection. Since the first case of HIV/AIDS was founded in Bali in 1987, the growth rate of HIV/AIDS sufferers have never decreased. Those which is mostly astonishing, in fact adolescent has positioned themselves in the first rank as the bigger group of HIV/AIDS suffers compared to other age groups.
Purpose of research: To know the relation of knowledge level on HIV/AIDS and sexual behaviour of students in Vocational School Sleman Yogyakarta.
Method of research: The type of research was descriptive analytic qualitative by cross sectional approach used primary and secondary data. The subjects of this research were students in Vocational School Sleman Yogyakarta in I grade and II grade.
Result of research: Mostly (56,3%) students’ knowledge level on HIV/AIDS is in moderate category. The factor of the young of respondent age (17-18 years old) results their ability in absorbing the meaning of information which is given has not been good yet. Mostly (53,1%) students have good sexual behaviour. It is caused by the average level of students’ knowledge, thus the students could behave as good. The factor of younger respondents’ age caused their ability in absorbing the meaning of information which is given to them has not been good yet, thus there are some students behave as nasty.
Conclusion: There is relation between knowledge level on HIV/AIDS and sexual behaviour of Vocational School Sleman Yogyakarta in Academic Period of 2007/2008 (p value = 0,001).


Untuk Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD GRATIS DIBAWAH

DOWNLOAD dengan FreakShare

Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka


DOWNLOAD dengan ziddu
Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka

Read more


HUBUNGAN LAMA PEMBERIAN ASI DENGAN STATUS GIZI BATITA DI DESA WONOKERTO, TURI, SLEMAN, TOGYAKARTA

INTISARI

Latar belakang : Angka kematian batita menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan anak dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kesehatan batita seperti gizi, sanitasi, penyakit menular dan kecelakaan. Status gizi batita merupakan salah satu indikator yang mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Keadaan gizi, terutama sejak masa batita , akan sangat mempengaruhi tingkat kecerdasan manusia dewasa. WHO dan UNICEFmerekomendasikan menyusui eksklusif sejak lahir untuk 6 bulan pertama, dan meneruskannya dengan makanan pendamping ASI yang cukup sampai 2 tahun atau lebih. Lamanya pemberian ASI di Kabupaten Sleman pada tahun 2005 yaitu 0-5 bulan sebanyak 2.961 (7,78%), 6-11 bulan sebanyak 1.607 (4,22%), 12-17 bulan sebanyak 6.175 (16,22%), 18-23 bulan sebanyak 5.244 (13,78%) dan >24 bulan sebanyak 22.077 (58,0%) (Susenas, 2005)
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan lama pemberian ASI dengan status gizi batita di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan responden berjumlah 40 responden, tempat dan waktu penelitian adalah di Desa Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman dari tanggal 5 Oktober 2007 s/d 5 Januari 2008 dengan teknik pengolahan data menggunakan uji kai kuadrat.
Hasil Penelitian : Responden di Desa Wonokerto Turi , Kabupaten Sleman Yogyakarta paling banyak berusia 20-35 tahun sebanyak 35 orang (87,5%), berpendidikan SLTP yaitu sebanyak 20 orang (50,0%) dan memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga 24 orang (60,0%). Lamanya waktu pemberian ASI pada batita adalah > 6 bulan (95,0%), pada usia 20-35 tahun dengan lama waktu pemberian ASI > 6 bulan (87,5%). Ibu umumnya berpendidikan SLTP dengan lama waktu pemberian ASI > 6 bulan (25,0%). Pekerjaan ibu sebagian besar sebagai ibu rumah tangga dengan lamanya waktu pemberian ASI > 6 bulan (60,0%). Mayoritas status gizi batita di Desa Wonokerto Turi, Kabupaten Sleman Yogyakarta adalah status gizi baik yaitu sebanyak 38 batita (95,0%). Sedangkan yang termasuk dalam status gizi buruk sebanyak 2 batita (5,0%).
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara lama pemberian ASI dengan status gizi batita di Desa Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta.


Untuk Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD GRATIS DIBAWAH

DOWNLOAD dengan FreakShare

Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka


DOWNLOAD dengan ziddu
Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka

Read more


HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI UMUR 0-6 BULAN DI DESA SRI MARTANI PIYUNGAN BANTUL

INTISARI

Latar belakang : Daya beli untuk membeli pangan yang rendah membuat banyak keluarga tidak mampu menyediakan makanan untuk keluarga. Defisiensi nutrisi yang berkepanjangan akan berakibat buruk pada status gizi terutama pada anak yang berumur dibawah lima tahun (Suhartono, 2000), Profil lain yang juga menggambarkan rendahnya kualitas kesehatan di Indonesia adalah masih tingginya angka kematian bayi. Kondisi kesehatan masyarakat Indonesia saat ini sedang terpuruk, hal ini ditandai dengan fenomena temuan kasus-kasus gizi buruk di beberapa daerah di Indonesia. Lebih jauh dijelaskan bahwa keadaan ini mungkin disebabkan rendahnya kesadaran penduduk Indonesia untuk hidup sehat, upaya kesehatan belum dikaitkan dengan pembangunan sumber daya manusia, kebijakan dan peraturan perundangan kesehatan yang tidak mendukung. Ditambah lagi dengan keadaan perekonomian negara yang tidak stabil, dimana masih banyak penduduk miskin sehingga daya beli menjadi rendah, termasuk juga akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan (Sampoerno, 2006).
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu menyusui dengan status gizi bayi 0 – 6 bulan di Posyandu Desa Sri Martani Piyungan Bantul
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian untuk mempelajari antara faktor resiko dengan efek dan pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama.
Hasil Penelitian : bahwa umur rata-rata bayi sebesar 3,21 ± 1,78 dengan termuda sebesar 1 hari dan tertua sebesar 6 bulan. Status gizi ibu masuk dalam status gizi baik sebanyak 41 orang (93,20%), mayoritas status gizi bayi berstatus gizi baik yaitu sebanyak 26 orang (78,8%). Rata-rata berat badan bayi seberat 5,233 ± 1,193 kg dengan berat badan tertinggi sebesar 7,045 kg dan teringan 3,050 kg, mayoritas ibu di Desa Sri Martani, Kabupaten Bantul Yogyakarta pada tahun 2007 memiliki status gizi baik dengan kondisi status gizi yang baik pada bayi yaitu sebanyak 25 orang (75,76%).
Kesimpulan : Hubungan antara status gizi ibu menyusui dengan status gizi bayi umur 0-6 bulan.


Untuk Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD GRATIS DIBAWAH

DOWNLOAD dengan FreakShare

Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka


DOWNLOAD dengan ziddu
Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka

Read more


HUBUNGAN ANTARA POLA PEMBERIAN ASI DENGAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN BALITA USIA 6-23 BULAN DI POSYANDU RW IV KELURAHAN COKRODININGRATAN JETIS KOTA YOGY

INTISARI

Latar Belakang : Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 1997 balita usia 12-15 bulan masih diberi ASI adalah 80,4%. Pemberian ASI pada balita di Daerah Istimewa Yogyakarata dari tahun ketahun semakin kurang. Di daerah kelurahan cokrodiningratan 24% balita yang masih diberi ASI sedangkan 76% balita tidak diberikan ASI.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola pemberian ASI dengan pertambahan berat badan balita usia 6 sampai dengan 23 bulan di Posyandu RW IV Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode observasional. Jenis penelitian ini adalah studi analitik menggunakan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang berusia 6-23 bulan di Posyandu RW IV Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta. Untuk mengetahui hubungan antara variable dilakukan uji Chi Square.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan pola pemberian ASI yang dilakukan ibu menyusui bervariasi berdasarkan karakteristik yang dimiliki ibu. Pola pemberian ASI oleh ibu menyusui di Posyandu RW IV Kelurahan Cokrodiningratan Jetis Yogyakarta mayoritas menggunakan pola tidak ASI yaitu sebanyak 82,9%. Pertambahan berat badan bayi dari ibu menyusui di Posyandu RW IV Kelurahan Cokrodiningratan Jetis Yogyakarta mayoritas memiliki berat badan yang tetap sebanyak 42,9% sedangkan 31,4% dan 25,7% mengalami penurunan berat badan.
Kesimpulan : Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola pemberian ASI oleh ibu menyusui dengan pertambahan berat badan bayi (p value < 0,001).

Kata Kunci : Pola Pemberian ASI, Pertambahan Berat Badan dan Balita


Untuk Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD GRATIS DIBAWAH

DOWNLOAD dengan FreakShare

Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka


DOWNLOAD dengan ziddu
Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka

Read more


HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUP Dr. SOERADJI TIRTONERGORO KLATEN TAHUN 2007

INTISARI

Latar belakang: Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intra partum (mati dalam kandungan), lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Bayi dengan BBLR kemungkinan akan terganggu perkembangan dan kercerdasannya, selain kesehatan fisiknya yang kurang bagus. Sedangkan jika berat badan calon ibu berlebih (over weight) akan beresiko melahirkan bayi besar (makrosomia) dan bagi ibu bisa mengalami perdarahan. Saat kelahiran, biasanya terjadi komplikasi.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan karakteristik ibu dengan kejadian BBLR di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro tahun 2007.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah diskriptif korelasi denga pendekatan retrospekti yaitu melalui data rekam medis (data sekunder). Subjek peneliti ini adalah data rekam medis ibu dengan bayi BBLR yang lahir di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro selama kurun waktu satu tahun dati 1 Januari sampai 31 Desember 2007.
Hasil penelitian: Mayoritas (70,3%) ibu multipara dengan rerata jumlah anak 3 anak Mayoritas (75,3%) ibu berusia 20-35 tahun dengan rerata usia ibu sebesar 29,77 tahun dengan standar deviasi 6,33 tahun. Usia ibu paling tua 47 tahun dan yang paling muda 19 tahun. Pendidikan ibu umumnya SLTA. Status pekerjaan responden yang lebih banyak (69,7%) tidak bekerja. BBLR (< 2,5 Kg) merupakan jumlah yang paling tinggi yaitu sebanyak 102 bayi (56,0%) dengan BBLR (< 2.500 gram) adalah 2.122 ± 234 gram. Berat badan bayi yang dilahirkan BBLR teringan adalah 1.600 gram dan terberat sebesar 2.500 gram, tetapi pada BBLSR (< 1.500 Kg) adalah 1.375 ± 129 gram. Berat badan bayi yang dilahirkan BBLSR teringan adalah 1.000 gram dan terberat sebesar 1.700 gram, sedangkan BBLER (< 1.000 gram) adalah 937 ± 79 gram. Berat badan bayi yang dilahirkan BBLER teringan adalah 750 gram dan terberat sebesar 1.000 gram. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR pada bayi (p value = 0,751). Tidak ada hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR pada bayi (p value = 0,418). Ada hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian BBLR pada bayi (p value = 0,001). Key word : Karakteristik ibu, BBLR, Klaten  


Untuk Selengkapnya Silahkan DOWNLOAD GRATIS DIBAWAH

DOWNLOAD dengan FreakShare

Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka


DOWNLOAD dengan ziddu
Download Cover
Download Bab 1
Download Bab 2
Download Bab 3
Download Bab 4
Download Bab 5
Download Daftar Pustaka

Read more

TATA CARA PEMESANAN SKRIPSI - TESIS LENGKAP

  1. DAFTARKAN FORMULIR VERIFIKASI PESANAN
  2. Selanjutnya Kirim SMS ke 0856 2926 356 . Format Isi pesan : "Judul _ spasi _Sumber: [Sendrooms] atau [paNRoom]"
  3. BIAYA DONASI PEMBAYARAN
  4. Setelah biaya pemesanan dibayar, anda harus melakukan konfirmasi melalui SMS ke 0856 2926 356 bahwa anda telah melakukan transfer ke Bank BNI No.Rek.0184 734 644 , atas Nama Herry dan Sertakan Alamat Email Anda (PEMESAN) sebagai tujuan pengiriman file skripsi yang akan kami tuju.
  5. File skripsi akan segera dikirimkan ke alamat email anda, setelah proses pembayaran dan konfirmasi SMS telah kami terima.
  6. DAFTAR FORMULIR /Sign up Now / REGISTER NOW untuk pendaftaran secara GRATISS .....
Job at home

Job at home

Whether you are looking for a succeed work at home or whether you dream about getting income online; yes, in the end, you located it!

Have economic independence

No computer skills needed. You can be completely new to manage our system - you don't need ANY experience. This is actually easy.

You may stay at room and work at your free time. Even if you don't have pc you may do this work in Online cafe or on Internet cell phone.

How it works?

We design a online-shop for you with ready to operate e-commerce solution. Your work is very simple; you have to submit material about your web-store to the Internet directories. We will provide you with very simple step-by-step instruction how to do this. The typical instruction requests you to open a web site and fill in a form with data regarding your internet-store and software.

You will be paid from US $20.00 to US 180.00 for any purchase which is comes via your web-shop.

There is no restriction for your revenue. No matter where you live your commissions are 100% guaranteed.

Sign up Now...

Register now to get economic freedom. All you need is the simple: register now and havepersonal internet company!

powered by
Socialbar